TINJAUAN PERPANJANGAN DAN TEBAL PERKERASAN RUNWAY BANDAR UDARA SILAMPARI
Keywords:
ARFL kurva/grafik, FAAAIRFIELD, COMFAA, PCN- ACNAbstract
Bandara Silampari melakukan pengembangan runway 2.220 m untuk melayani pesawat Boeing 737-900 ER. Penelitian menghitung kebutuhan panjang dan tebal perkerasan menggunakan metode FAA. Berdasarkan beban pesawat Boeing 737-900 ER (MTOW 174.200 lbs), panjang runway minimum yang dibutuhkan adalah 2.500 m (diperlukan perpanjangan 280 m). Perhitungan tebal perkerasan lentur metode FAA (FAARFIELD) menghasilkan total ketebalan 105 cm (Surface 10 cm, Base 20 cm, Subbase 75 cm).Downloads
Published
2026-08-22
Issue
Section
Articles
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
